• Mau Tahu Sensasi Jalan-jalan di Semarang?


    1. Setibanya di Stasiun Tawang, Kamu bakal terhipnotis alunan lagu Gambang Semarang sebagai bel penanda masuknya kereta

    Suasana khas Semarang bukan hanya terdengar dari bel penanda Gambang Semarang saja lho, tapi Kamu bakal jumpai sekawanan pemusik lokal yang siap menghipnotismu dengan orkes keroncongnya. Benar-benar syahdu dan ngangenin. Seperti kembali ke masa lalu gitu.


    2. Meski lumpia adalah makanan khas Semarang, tapi Kamu bakal lebih banyak jumpai warung penyet saat malam tiba

    Warung penyet biasanya menyajikan menu nasi, sambal, lalapan, dan aneka lauk seperti ayam, bebek, lele, tahu, dan tempe goreng. Walaupun banyak penjual warung penyet yang menjual menu yang sama, tapi mereka memiliki ciri khas rasa sambal sebagai pembeda. Orang Semarang punya warung penyet favorit sendiri-sendiri.


    3. Kamu mulai merasa asing dengan Bahasa Jawa yang berembel-embel “ik” dan “to”contohnya; “Hek’e ik” atau “Piye to?”

    Kamu sudah benar-benar di Semarang kalau banyak orang di sekitarmu berbicara menggunakan kedua frasa tersebut. Kata “ik” dan “to” digunakan untuk menekankan kalimatnya.


    4. Lalu lintas yang lumayan tertib karena polisi di Semarang terkenal “galak” apalagi polisi di depan KFC Jalan Pandanaran

    Lagi jalan-jalan di Semarang, enaknya sewa motor supaya bisa puas berwisata keliling kota Semarang dan sekitarnya. Tapi, tetap hati-hati, karena polisi di Semarang terkenal “galak” alias tertib aturan. Daerah paling rawan ada di daerah pusat oleh-oleh Jalan Pandaranan depan KFC. Kalau nggak mau berurusan dengan polisi, Kamu harus tertib aturan.


    5. Kalau Jakarta punya Bus Trans Jakarta dan bajaj, Semarang punya Bus Rapid Trans Semarang warna merah dan angkot warna orange

    Angkot dengan cat warna orange ini adalah salah satu angkutan umum favorit warga Semarang sebelum adanya BRT dan gojek. Meski sekarang sudah mulai banyak pilihan transportasi, eksistensi angkot masih saja ramaikan jalanan kota Semarang.


    6. Jumat malam di jalan Pahlawan adalah waktu berkumpulnya anak-anak hits kota Semarang

    Jika bangsa barat punya Friday Night party, anak Semarang punya Jumat Hits atau Jum’at Gaul. Kamu bakal ketemu anak-anak hits Semarang mulai dari anak motor, becak, sepeda hias, hingga anak-anak dan ibu bapaknya lagi nongkrong sambil makan jagung susu keju di sepanjang jalan Pahlawan. Tempat ini bisa jadi referensi wisata malam di Semarang lho.


    7. Saat weekend, Lawang Sewu, Kota Lama, Sam Poo Kong memang ramai wisatawan lokal Semarang maupun luar daerah, tapi Mall Paragon dan Citra Land selalu lebih ramai

    Sepertinya, orang Semarang ini lebih suka menghabiskan akhir pekan di mall buat jalan-jalan, shopping, makan dan nonton film ketimbang nongkrong di taman bersama teman atau pasangan. Yah, meski gak bisa dipungkiri, taman pun ramai orang, namun mall selalu lebih ramai.


    8. Banyak penjual oleh-oleh yang akan menawari kamu wingko babat

    Untuk urusan oleh-oleh, sepertinya wingko babat lebih mudah dibawa dan praktis. Nggak perlu menggoreng terlebih dahulu, langsung terbungkus rapi sehingga memudahkan penjual menawarkan jajanan ini. Selain itu, harganya pun sangat terjangkau, cocok dijadikan oleh-oleh bagi pejalan berkantong pas-pasan.


    9. Ndes, Nda atau KAS sapaan ‘akrab’ bagi orang-orang Semarang

    Misalnya, “Hek’e ik, piye jal Ndes?”


    [phinemo.com]
  • 0 komentar:

    Posting Komentar

    Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

    LMJ RENT CAR

    Sewa Mobil Semarang All New Armada. Ready Avanza, Xenia, Innova, Travelo, ELF dan Hiace.
    Harga murah, booking mudah, driver profesional, mobil nyaman senyaman mobil pribadi.

    ALAMAT
    Jalan Menoreh Tengah XII,
    Kelurahan Sampangan
    Kecamatan Gajahmungkur
    Kota Semarang,
    Jawa Tengah
    Kode Pos 50232

    EMAIL
    lmjrentcar@gmail.com
    TELP/SMS/WA
    081390339313
    08156599124
    081901657313