DO NOT MISS

Selasa, 22 Agustus 2017

Ini Bahaya Mencampur Oli Sembarangan


Sejumlah produsen pelumas di Indonesia semakin menjamur, tak heran jenis oli-oli terbaru muncul di pasaran dengan menawarkan berbagai keunggulan.

Namun faktanya, fungsi oli sendiri melumasi jeroan mesin agar tetap berjalan mulus, tetap menjadi pendingin mesin, serta meminimalisir gesekan antar logam yang dapat menimbulkan keausan.

Meski fungsi oli sama, namun Assistant Sales Manager Aftermarket AISIN Asia Indonesia, Benny W Liem melarang mencampur oli meskipun penggantiannya dalam kondisi sama-sama baru.

"Kalau awalnya pakai oli brand A, kemudian beralih ke brand B nah dua ini zatnya berbeda, karena sebenarnya kita tidak tahu pakai bahan kimia seperti apa. Ada kemungkinan terjadi reaksi apa kita tidak tahu, ya karena zat aditifnya berbeda-beda," ungkap Benny beberapa waktu lalu.

Benny menyatakan, jika kerap melakukan kombinasi dalam mencampur oli, tidak menutup kemungkinan kendaraan bisa mati total dan harus dilakukan bongkar mesin.

Matinya mesin mobil diketahui akibat terjadi reaksi kimia yang terbentuk dari beberapa zat berbeda, kemudian timbul kotoran sehingga membuat bagian mesin macet.

Benny menyarankan, untuk penggantian oli dilakukan pengurasan secara detail hingga bersih.

Cara yang cepat bisa juga disemprot angin lalu didiamkan agar oli mengalir keluar. Hal ini agar tak ada oli lama yang masih menempel di dinding mesin.

"Oli filter juga kalau sudah pemakaian sekali, kita sarankan diganti. Kalau mau hemat biasanya 2 banding 1 , dua kali ganti oli dan satu kali pakai," tutupnya.




[liputan6.com]

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Copyright © 2014 Sewa Hiace Elf Semarang 125 rb, Telp 08156599124 | Distributed By Blogspot Templates | Designed By OddThemes