DO NOT MISS

Minggu, 05 Maret 2017

Strategi Menahan Emosi Saat Mengemudi

Meski Anda merasa sudah membawa mobil dengan baik dan benar, tetap saja motor akan menyenggol spion hingga body mobil Anda. Lebih menjengkelkan lagi kalau sudah jelas-jelas dia yang salah tapi tidak mau ganti rugi. Parahnya Anda yang dipaksa untuk ganti rugi.
Sudah cukup dibuat susah oleh kemacetan yang ada. Lebih baik simpan energi Anda ketimbang marah-marah.

1.    Mobil Anda vs Angkot
Sudah tahu kan kalau angkutan umum atau angkot suka berhenti seenaknya di tengah jalan dan tidak mempan meski Anda sudah membunyikan klakson panjang. Anda sebaiknya mengambil jalur tengah atau kanan, karena angkot sewaktu-waktu akan menurunkan penumpang di jalur kiri. Angkot pun biasa ngetem (menunggu penumpang—Red.) di jalur kiri. Dengan begitu Anda sudah berusaha menghindari angkot yang akan berhenti.

2.    Mobil Anda vs Motor
Motor tidak kalah menjengkelkan dari angkot. Apalagi saat Anda berada di lampu merah atau di tengah kemacetan, motor selalu memaksa untuk masuk meskipun hanya ada sedikit ruang untuk bisa lewat, dan akhirnya motor tersebut mengenai mobil Anda. Sebaiknya saat sedang berada di lampu merah atau macet, majukan mobil Anda dengan mobil depan pada jarak dimana motor tidak mungkin melintas di depan mobil Anda. Selain itu usahakan posisi mobil sejajar dengan mobil belakang, ini akan membantu pengendara motor berjalan sesuai jalurnya dan tidak memotong jalan di depan atau belakang Anda.

3.    Mobil Anda vs Jalan Rusak
Menginjak rem dengan mendadak atau tiba-tiba membelokkan setir akan membahayakan pengendara lain, terutama ketika sedang menyetir di malam hari dan jalanan sudah lengang (tidak macet). Sebaiknya sesekali Anda menyalakan lampu jauh untuk memperkirakan apakah ada jalanan rusak yang harus dihindari. Bisa juga Anda mengikuti—namun tetap menjaga jarak dengan—mobil yang ada di depan Anda. Saat mobil di depan Anda terjeblos ke dalam lubang, Anda masih punya waktu untuk menginjak rem atau menghindarinya.

4.    Mobil Anda vs Penyeberang Jalan
Meski sudah disediakan jembatan penyeberangan dan zebra cross, masih banyak orang menyeberang di sembarang tempat. Hal ini akan membahayakan orang yang menyeberang dan juga pengendara. Tidak jauh berbeda saat menghadapi jalanan rusak, Anda bisa sesekali menyalakan lampu jauh untuk memastikan jika tidak ada orang yang nekat menyeberang. Lebih baik juga jika Anda tidak membawa mobil dalam kecepatan yang terlampau tinggi meski jalanan sedang kosong.

5.    Mobil Anda vs Bus
Bus kota sangat suka berjalan dengan kecepatan tinggi dan menyerobot dengan alasan mengejar penumpang. Jika si besar ini berada di sekitar mobil Anda, sebaiknya Anda cepat berpikir untuk menjauhinya atau membiarkan si besar lewat terlebih dahulu.

6.    Mobil Anda vs Truk
Truk berjalan dengan kecepatan rendah, tentu hal ini mengganggu perjalanan Anda karena menghambat mobil Anda untuk lewat. Untuk bisa mendahuluinya ambil jarak yang cukup dengan truk yang berada di depan Anda. Jika sisi kanan Anda sudah kosong, Anda bisa langsung memindahkan mobil Anda ke jalur lain. Ingat, jangan melewati mobil depan dari sisi kiri.

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

 
Copyright © 2014 Sewa Hiace Elf Semarang 125 rb, Telp 08156599124 | Distributed By Blogspot Templates | Designed By OddThemes